
LAN CARD merupakan penghubung antara system computer dengan kinerja computer lain atau dapat dikatakan LAN CARD merupakan sinyal untuk saling berbagi antara computer satu dengan computer yang lain. Prinsip kerja LAN CARD adalah menerima sinyal dari computer lain kemudian mentranmisikan kedalam masukan kemudain diolah menjadi data begitu sebaliknya saling berbagi. LAN CARD dapat digunakan untuk menghubungkan system computer satu dengan computer lain melalui perantara HUB sehingga dalam area tersebut membentuk suatu jaringan computer.
LAN CARD juga dapat mengalami masalah atau trouble dikarenakan ada beberapa masalah, ciri-ciri dari LAN CARD yang mengalami troubleantara lain sebagai berikut:
- Lampu indicator pada LAN CARD tidak menyala pada saat konektor terpasang, Masalah ini sering terjadi disebabkan oleh Lan Card sudah error sehingga perlu diganti dengan yang lain.
- Tidak dapat install driver. Masalah ini dapat diatasi apabila kita telah tahu driver apa yang sesuai dengan driver bawaanya dari Lan Card tersebut. Penginstalan driver Lan Card harus sesuai dengan driver bawaanya karena apabila tidak sesuai maka Lan Card tidak akan terdeteksi oleh system PC dan Lan Card tidak dapat digunakan
- LAN CARD tidak terdeteksi dari menu control panel. Kasus ini dapat diatasi setelah kita menginstal driver dari Lan Card tersebut. Tanpa install driver maka Lan Card tidak akan pernah terdeteksi oleh system kerja computer.
Untuk mengatasi agar tidak terjadinya error atau gangguan pada system kerja kartu jaringan maka sebaikanya dilakukan suatu perawatan perangkat tersebut. Hal ini dimaksudkan agar perangkat kembali berjalan dengan normal seperti sedia kalanya. Untuk membersihkan perangakt kita dapat menggunakan kuas dan Vacum cleaner.
TROUBLE SHOOOTING HDD (Hard Disk)
Hardisk merupakan tempat menyimpan data keseluruhan secara permanent tidak sama halnya dengan RAM yang hanya menyimpan data sementara pada saat koputer masih aktif. Hardisk terdiri dari dua jenis yaitu hardisk dan hardisk eksternal. Kapasitas dari hardisk bermaca-macam dari 512 MB sampai dengan 300 GB. Satuan ukuran untuk hardisk adalah byte yaitu:
Byte = 1 byte
Nibble = 4 byte
Byte = 8 byte = 1 bite
KB = 1000 byte = 1 KB
MB = 1.000.000 byte = 1MB
GB = 1.000.000.000 byte = 1GB
Terrabte = 1.000.000.000.000 byte = 1 TB
Hardisk dapat mengalami error beberapa kasus yang ditemukan dan cara penangananya langsung yaitu:
1. Muncul pesan NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan ini setidaknya sudah sedikit mengerti memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau file systemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel IDE, SATA atau ATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
2. Sistem tidak bekerja karena hardisk tidak terdeteksi. Masalah ini sering sekali muncul pada beberapa motherboard. Kesalahan sendiri terjadi bukan pada motherboard-nya, tetapi pada kabel data yang di gunakan. Kesalah ini biasanya muncul karena Anda menggunakan port secondary dan bukan port primary meskipun tidak menggunakannya buat CD-ROM atau drive lain. Pada beberapa sistem, motherboard tidak akan mendeteksi lantaran penggunaan kabel data semacam ini. Solusi yang bisa dilakukan adalah menggunakan port utama pada kabel IDE untuk hardisk sementar secondary untuk CD-ROM drive atau yang lain.
3. Hardisk tidak dapat diisi dengan sistem operasi dan bunyi tidak menentu. Masalah ini sering muncul pada beberapa hardisk yang mengalami error pada track nol sehingga hardisk tidak bisa diisi dengan sistem operasi dan langkah yang dapat ditempuh adalah hardisk hanya bisa diisi dengan data.
4. Hardisk tidak terdeteksi dalam menu setup BIOS. Masalah ini timbul karena salah dalam pemasangan jumper pada hardisk, untuk mengatasai maslah ini kita dapat melakukan pemasangan jumper pada posisi master.
5. Hardisk tidak terdeteksi pada saat booting dan muncul pesan “Boot Not Failure Insert System Disk and Press Enter”. Masalah ini terdapat pada kabel data yang digunakan sebaiknya ceklah kabel data yang terhubung ke hardisk, apakan tercancap dengan benar apa tidak. Apabila pesan tersebut masih muncul cobalah mengganti kabel data yang lain. Dan apabila pesan kesalahan masih muncul dimungkinkan hardisklah yang error sehingga perlu diganti dengan yang lain.



0 komentar:
Posting Komentar